Sisi Gelap Kemajuan Teknologi Terhadap Kelangsungan Umat Manusia

Sisi Gelap Kemajuan Teknologi Terhadap Kelangsungan Umat Manusia

Sisi gelap kemajuan teknologi tidak terhindarkan lagi mengingat umat manusia memiliki keterikatan kuat secara emosional terhadapnya dalam memenuhi kebutuhan harian. Seiring bertambahnya hari demi hari, keserakahan kita dalam memerah penggunaan teknologi menjadi makin lepas kontrol sehingga sulit untuk mengendalikannya.

Sebagai makhluk Tuhan paling mulia, kita bereksplorasi serta menciptakan beragam inovasi demi terwujudnya sebuah kondisi manakala seluruh kegiatan tambah ringan. Penambahan usia berabad-abad ke peradaban bumi cenderung bersifat destruktif karena populasi manusia berlipat ganda daripada ratusan tahun lalu sebelum masehi dan inilah salah satu kontribusi kemajuan teknologi.

Sisi Gelap Kemajuan Teknologi Terhadap Kelangsungan Umat Manusia1

Peningkatan ragam kebutuhan serta keinginan kita berbanding lurus dengan derasnya aliran waktu, membuatnya seolah sulit terpuaskan atas segala macam hal. Kehadiran teknologi di tengah pergerakan zaman terlalu kokoh sehingga mustahil melengserkannya dari kursi singgasana kebanggaannya memerintah seluruh pelosok penjuru negeri.

Perkembangan paling drastis tentu saja hanya bidang teknologi mengalaminya seorang diri semenjak gong berbunyi menandakan masuknya kita pada era milenium. Ia secara perlahan merambah melakukan penetrasi sehalus mungkin ke bidang informasi, pendidikan, transportasi, komunikasi, pemerintahan, serta ekonomi dan perbankan.

Awalnya seluruh negara di permukaan bumi menyambut baik gegap gempita penggunaan sejumlah penemuan baru demi kemaslahatan hidup manusia tiap bangsa. Sampai pada suatu titik, barulah kita menyadari betapa ia menyimpan ‘dark side’ begitu kuat untuk mampu tertangani dengan tangan kosong.

Sisi Gelap Kemajuan Teknologi Berbahaya Bila Gagal Menjinakkannya

Apabila anda berusaha untuk mengembangkan kebijaksanaan seputar pemanfaatan teknologi, maka segudang benefit menjadi ganjaran positif kendati ada hal negatif juga. Segenap barisan profesi terdepan pemimpin masa depan bangsa memperoleh manfaat dari hadirnya teknologi seperti dosen, banker, CEO, hingga pejabat pemerintahan.

Apapun masalah tengah kamu hadapi, semuanya dapat terselesaikan dengan praktis dan secepat kilat dalam satu sentuhan jari jemari mungil milikmu. Pelajaran buntu ada ruang guru, transaksi via m-banking, aplikasi smartphone menggantikan sekretaris pribadi, bahkan penggalangan suara pilkada bisa terbantu teknologi.

sisi gelap teknologi

Namun perlu mengingat jelas bahwasanya sisi gelap kemajuan teknologi takkan pernah menghilang selamanya jika kamu masih ingin mengandalkan bantuannya. Terimalah kenyataan pahit tersebut, sebab memisahkan efek buruk dari tubuh bernama teknologi sama mustahilnya dengan membelah bujur sebuah koin logam.

Perangkat digital biasa kita menyebutnya sebagai gadget merupakan peralatan muktahir familiar pada pendengaran telinga, segala golongan punya keakraban terhadapnya. Mulai dari tenaga profesional, ibu rumah tangga, karyawan multi nasional, orang tua, anak-anak, remaja ABG, sampai dewasa muda sekalipun.

Gadget merupakan jelmaan teknologi dalam bentuk barang tertentu lengkap berikut fitur terkini tertanam dalam sirkuit kecilnya bertujuan memudahkan tugas manusia. Ia mampu menggantikan peran televisi, radio, kalkulator, telepon, kalender, alarm, buku notes, ramalan cuaca, komputer, hingga ensiklopedia selayaknya paket lengkap.

Kontroversi Dukungan Dan Bantahan Terkait Pemanfaatan Teknologi

Terlepas dari begitu banyaknya pemberdayaan terhadap gadget, sisi gelap kemajuan teknologi tetaplah mengandung dampak beracun untuk perkembangan generasi milenial. Paling mudah mencontohkannya adalah mengenai kemudahan berkomunikasi yang tampaknya membantu menghilangkan jarak sebagai pembatas utama perbincangan tatkala berbicara berjauhan.

sisi gelap teknologi1

Sungguh tragis, remaja masa kini lebih suka bersahutan pada kolom komentar sosmed ketimbang bergaul tatap muka lawan bicaranya secara langsung. Mereka sehat walafiat, semua organ tubuhnya berfungsi sempurna tiada cacat, namun bertingkah seolah-olah mengalami autisme karena sulit menyapanya.

Generasi kelahiran 2000-an ke atas lebih menyukai aktifitas dalam dunia maya daripada membangun quality time bahkan untuk sesama teman sebayanya. Lambat laun ia akan tumbuh menjadi sosok kurang pergaulan dan menyendiri serta terlalu pemalu sehingga kesulitan membangun pergaulan sehat.

Jenis permainan kekinian berbeda jauh dengan tiga puluh tahun lalu, anak komplek berkumpul memainkan petak umpet, adu kelereng, atau layangan. Sekarang? Jelas lebih populer PUBG, Mobile Legend, Among Us, dan sejumlah game adiktif online lainnya membuat anak malas keluar rumah.

Online shop merupakan salah satu bidang kecipratan rejeki nomplok akibat majunya pelibatan ilmu teknologi ke ranah kehidupan manusia. Layanan pesan antar makanan laris manis khususnya daerah pusat perkotaan, seraya bertambahnya jumlah apartemen menjulang tinggi menutupi cahaya matahari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa